Hukum Sholat Berjamaah
12.57 | Author: Abu Nabilah Al Makassary
Fatwa Asy Syeikh Muhammad bin Abdullah Al Imam hafidzahullah


Hukum sholat berjamaah adalah wajib bagi setiap laki-laki, ini adalah pendapat yang benar dari seluruh pendapat para ulama. Dalam shohih Bukhari dan Muslim, dari hadits Abu Hurairah radiyallahu anhu, bahwa Rasulullah sallalahu alaihi wasallam berkeinginan untuk membakar rumah-rumah orang yang tidak ikut sholat berjama'ah….ini adalah ancaman yang keras, yang tidak diancamkan kecuali bagi yang meninggalkan perkara yang wajib. Sedangkan dalam shohih Muslim, dari Abdullah bin Mas'ud radiyallahu anhu : "bahwa tidak ada yang menyelisihi (meninggalkan) sholat berjama'ah kecuali orang yang munafiq". Rasullah menjadikan ditinggalkannya sholat berjama'ah sebagai tanda kemunafikan.
Dalam shohih Muslim juga,
dari Abu Hurairah radiyallahu anhu, ketika seorang buta datang meminta izin kepada Rasulullah sallalahu alaihi wasallam untuk tidak hadir sholat berjam'ah di masjid, maka Rasulullah berkata kepadanya :"apakah engkau mendengarkan azan?" ia menjawab :"iya". Lalu Rasulullah bersabda :"maka jawablah panggilan azan" (yaitu mendatangi sholat berjama'ah). Nabi memerintahkannya menjawab panggilan azan sepanjang ia mendengarnya. Demikian pula dalam shohih Bukhari dan Muslim dari hadits Malik bin al Huwaerits, Rasulullah bersabda kepada mereka :" hendaklah yang menjadi imam adalah yang paling tua diantara kalian". Inipun termasuk perintah untuk menegakkan sholat berjamaah bagi mereka.


This entry was posted on 12.57 and is filed under . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed. You can leave a response, or trackback from your own site.

0 komentar: