Penulis : Asy Syeikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Rahimahullah
Pertanyaan
Telah nampak pada mayoritas masyarakat islam, mengolok-olok syi'ar-syi'ar agama, seperti memanjangkan jenggot, memendekkan celana dan yang semisalnya. Apakah olok-olokan tersebut dapat mengeluarkan dari agama?. Kami mengharapkan nasihat anda kepada orang yang terjatuh dalam perkara ini, semoga Allah memberi taufiq kepada anda.
Baca selengkapnya..
Penulis : Asy Syeikh Abdul Aziz Bin Abdullah Bin Baz Rahimahullah
Pertanyaan
Terkadang ibu saya sholat dengan berdiri, lalu menyempurnakannya dalam posisi duduk, saya telah berusaha keras untuk membimbingnya dengan tata cara pelaksanaan ibadah sholat, akan tetapi beliau belum bisa melakukannya dengan cara benar. Apakah ibu saya berdosa dalam hal ini ?
Baca selengkapnya..
Fatwa Asy Syeikh Muhammad bin Abdullah Al Imam hafidzahullah
Hukum sholat berjamaah adalah wajib bagi setiap laki-laki, ini adalah pendapat yang benar dari seluruh pendapat para ulama. Dalam shohih Bukhari dan Muslim, dari hadits Abu Hurairah radiyallahu anhu, bahwa Rasulullah sallalahu alaihi wasallam berkeinginan untuk membakar rumah-rumah orang yang tidak ikut sholat berjama'ah….ini adalah ancaman yang keras, yang tidak diancamkan kecuali bagi yang meninggalkan perkara yang wajib. Sedangkan dalam shohih Muslim, dari Abdullah bin Mas'ud radiyallahu anhu : "bahwa tidak ada yang menyelisihi (meninggalkan) sholat berjama'ah kecuali orang yang munafiq". Rasullah menjadikan ditinggalkannya sholat berjama'ah sebagai tanda kemunafikan.
Baca selengkapnya..
Penulis : Asy Syeikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz Rahimahullah
Pertanyaan :
Allah Subhanahu Wa ta'ala berfirman :
ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ
"Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik". (QS. An Nahl :125).
Dhomir (هُمْ) pada kalimat وَجَادِلْهُمْ
kembali kepada siapa?
Baca selengkapnya..
Penulis : Asy Syeikh Muhammad bin Sholih al Utsaimin Rahimahullah
Pertanyaan :
Apa maksud dari sabda Nabi Sallalahu Alaihi Wasallam :
لا يسأل بوجه الله إلا الجنة
"Tidak boleh meminta dengan wajah Allah kecuali meminta surga"
Baca selengkapnya..
Bagaimana semestinya sikap seorang Muslim yang tepat dalam menyikapi hari raya Natal/Tahun Baru/Non Muslim lainnya ?
Berikut nasihat dari Komisi Tetap Untuk Peneilitian Ilmiah Dan Fatwa Kerajaan Arab Saudi
"Sesungguhnya nikmat terbesar yang diberikan oleh Allah Subhannahu wa Ta'ala kepada hamba-Nya adalah nikmat Islam dan iman serta istiqomah di atas jalan yang lurus. Allah Subhannahu wa Ta'ala telah memberitahukan bahwa yang dimaksud jalan yang lurus adalah jalan yang ditempuh oleh hamba-hamba-Nya yang telah diberi nikmat dari kalangan para nabi, shiddiqin, syuhadaa dan sholihin (Qs. An Nisaa :69).
Baca selengkapnya..
Fatwa No. 11168
Apa hukumnya dalam islam, memberi ucapan selamat pada hari-hari raya nasrani (Kristen) ?. karena saya memiliki paman yang tetangganya adalah nasrani, ia selalu memberi ucapan selamat kepada tetangganya tersebut, pada waktu-waktu bergembira dan hari raya, begitupun sebaliknya. Apakah ini memang boleh, seorang muslim memberi ucapan selamat kepada nasrani dan begitupun sebaliknya pada waktu-waktu bergembira dan hari raya ? mohon diberi fatwa. Semoga Allah membalasnya dengan kebaikan.
Baca selengkapnya..
Asy Syeikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin_Rahimahullah_ pernah ditanya: "Bagaimana hukum yang berkenaan dengan “ucapan selamat” saat memasuki tahun baru hijriyah, dan bagaimana tanggapan atas mereka yang menyambut(tahun baru Hijriyah) tersebut?
Baca selengkapnya..
Berikut ini kami bawakan Fatwa Asy Syeikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin ¬_Rahimahullah_ yang terdapat dalam “Majmu’ Fatawa war Rasaa’il beliau pada Bab al Ibadah
Apa Hikmah Dibalik Penciptaan Jin dan Manusia ?
Beliau Menjawab :
Sebelum menjawab pertanyaan ini, maka saya akan mengingatkan kaidah umum tentang apa yang diciptakan dan disyariatkan oleh Allah, dan kaidah ini berasal dari firman Allah Ta’ala :
وَهُوَ الْعَلِيمُ الْحَكِيمُ
“Dan Dia Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana”.(QS. At Tahrim :2)
إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلِيمًا حَكِيمًا
“Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana.” (QS. An Nisaa’:24)
Dan banyak ayat lain yang semuanya menunjukkan penetapan hikmah bagi Allah pada apa yang diciptakan dan disyariatkan-Nya, yaitu pada hukum-hukum-Nya yang sifatnya kauniyah dan syar’iyyah. Karena tidak ada sesuatupun yang diciptakan oleh Allah, kecuali memiliki hikmah, baik pada apa yang diadakan atau ditiadakannya sesuatu. Dan tidak ada sesuatupun yang disyariatkan oleh Allah kecuali memiliki hikmah baik pada apa yang diwajibkan, diharamkan atau diharamkannya sesuatu.
Baca selengkapnya..